Pages

Ads 468x60px

Minggu, 06 September 2015

Katakan Saja

Mungkin saat ini kau sedang mengesampingkan egomu sendiri.
Membiarkan dia melepas jerat tali pada kakimu secara perlahan.
Tapi hati tidak dapat berbohong, kita manusia bukan hewan.
Katakan saja bahwa kau menginginkannya.
Katakan saja bahwa kau merindukan belaian kasihnya.
Katakan saja bahwa kau juga ingin dilihat tanpa melalui lensanya.
Katakan saja bahwa kau nyata.
Sedang berdiri di ujung goa menatap semburat senja yg meninggalkan ketidakpastian.
Menunggu dan tetap menunggu tanpa perlawanan.
Katakan saja bahwa kau tidak ingin berteriak di ujung goa seorang diri.
Katakan saja bahwa kau ingin merayakan kesunyian bersamanya.
Katakan saja bahwa kau membutuhkannya.
Walaupun kau sadar egomu bisa lebih besar daripada ini,
Meskipun kau paham pilihan tidak pernah berjanji untuk tidak melukai,
Tapi tidak ada alasan untuk tidak tetap tinggal.
Katakan saja pada sang pujangga, bahwa kau mencintainya.

Selasa, 25 Agustus 2015

Sajak Beku

Beku
Tak bergerak
Tak bicara
Tak mendengar
Tak ada rasa
Diam
Mencicipi perasaan
Tak sudi lah
Merasakan emosi
Tak berarti lah
Beku
Terpaku
Tak ingin merasa

Ada apa gerangan?

Sabtu, 22 Agustus 2015

Sajak Sendiri

Biar sendiri
Biar sepi
Kelam
Lalu tenggelam
Dalam malam
Ku hening
Ku terenyuh ramai
Tapi sendiri
Mencari inspirasi

Sajak Kosong

Benar-benar kering
Tak tersisa inspirasi
Benar-benar lupa
Rasanya berkarya
Terpojokkan luka
Kalam teraniaya
Diri terpental
Kosong tertinggal
Lupa karya
Lupa aksara
Lupa diri?

Sabtu, 01 Agustus 2015

"Funny, how something that doesn't even exist shall eventually be the messenger, of all our questions awaiting answers." - Unknown.

Rabu, 15 Juli 2015

Finding the box with all those memories

I was cleaning out and then finding the old box and it brought back so many memories.

Senin, 13 Juli 2015

Terima kasih untuk tetap kuat


Seperti senja yang mulai pergi dengan ikhlas hanya untuk membiarkan malam hadir
Selalu ada alasan dari semua yang terjadi dan tak perlu menghantui dengan kecemasan-kecemasan yang tak berkesudahan
Menarilah di tengah hujan meski dengan kaki yang penuh luka
Lepaslah alas kakimu lalu rasakan kakimu menyentuh bumi
Tataplah langit, sebab kita telah diselamatkan
Menangislah jika memang itu menyakitkan
Marahlah jika memang itu yang dirasa
Akuilah jika memang luka itu ada
Jika memang luka itu ada
Cobalah untuk sedikit saja melunak pada luka
Setubuhi perih dengan cuka paling sunyi
Ketika dunia memperolok-olok ketololanmu tertawalah dengan luka-lukamu
Rebahkan tubuhmu ketika lelah
Biarkan luka-luka itu menjadi pengingat untuk apa berada di sini
Ingatlah, bahwasanya bahagia hanya perlu lapang, membiarkan segala tanpa perlu cemas
Berjuanglah, meski hari ini lagi-lagi harus terluka
Dan terima kasih untuk tetap kuat





-via : hipwee
 
Blogger Templates