SAPERE AUDE!
Dunia menjadi tempat yang riuh. Masalahnya, sebagian besar ingin didengar. Bersuara tak lagi cukup. Kita berteriak. Yang berteriak paling kencang, tentu saja merasa jadi juara. Setidaknya jika tak bisa berteriak kencang, kita mencoba membungkam orang lain dengan pena.
Tampilkan postingan dengan label Flash Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flash Story. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 12 September 2015
Jumat, 11 September 2015
Akhirnya
AKHIRNYA.
Tanpa ia sadari kedua ujung bibirnya tertarik ke
atas membentuk satu lengkung pelepas sedih. Sungguh melegakan.
Pilihlah aku
PILIHLAH AKU.
Kadang kata tak berarti, kalau hanya kan
sakiti. Diam bukanlah tak ingin, degup jantung kian terbisik. Sadarkah kau
kusayangi.
Mencari anggota
MENCARI ANGGOTA.
“Kami organisasi yang melahirkan para
pemimpin hebat dan berada di jalan yang lurus. Biar yang lain mencaci-maki kami, karena
mereka hanya pembenci yang tak mampu membuat perubahan.” Sebuah PM yang muncul
di salah satu sosmed. Ah birokrasi macam apa lagi, sukanya bermain politik. Jadi sudah merasa benar dimata masyarakat ya?
Menemani malamnya
MENEMANI MALAMNYA.
Sudah berapa cangkir ya? Batinnya sambil
menyesap sisa ampas kopi.
Berisik
BERISIK.
Berpasang-pasang mata menatapku dengan tajam.
Menunggu celotehan yang tak kunjung redam. Lalu aku melihat seseorang yang
tiba-tiba berjalan ke arahku, sosok yang tak asing lagi bagiku. Semua pandangan
teralih padanya, senyum mereka mengembang. Terlalu cuek, tak sekalipun dia
menanggapi senyum itu. Mulutku terkatup, ketika dia menghampiriku. Dia mendekatkan
kepalanya padaku, “Suaramu terlalu mengganggu.” Bisiknya samar, seketika itu dia
berjalan menjauh.
Langganan:
Postingan (Atom)